Wednesday, June 10, 2015

“Apa kabar?” tanya kematian

11:31 PM



Hai, bagaimana kabarmu? Baik –baik sajakah?

Kulihat engkau menikmati setiap detik hidupmu, seolah engkau akan hidup selamanya...

Engkau menikmati rumah – rumah besar ilusimu...

Engkau menikmati semua harta ilusimu...

Engkau menikmati kehangatan bersama keluargamu...

Engkau menikmati kebencian kepada seseorang dalam hatimu...

Bebas...

Sedemikian bebas yang aku rasakan darimu...

Padahal bukankah telah sering aku ketik pintu rumahmu?

Lewat berita kematian tetangga dan handai taulan mu...

Padahal bukankah telah sering aku lewat didepan matamu?

Lewat kabar kematian di surat kabar yang engkau baca...

Lewat acara televisi yang engkau tonton setiap harinya...

Padahal bukankah telah sering aku membelaimu?

Lewat kematian orang – orang yang engkau cintai...

Mengapa engkau bisa melupakan aku begitu saja?

Bagaimana jika aku menceritakan kalimat yang kamu ucapkan dimasa depan?

35:37. Dan mereka berteriak di dalam neraka itu: Ya Tuhan kami, keluarkanlah kami niscaya kami akan mengerjakan amal yang saleh berlainan dengan yang telah kami kerjakan". Dan apakah Kami tidak memanjangkan umurmu dalam masa yang cukup untuk berpikir bagi orang yang mau berpikir, dan (apakah tidak) datang kepada kamu pemberi peringatan? maka rasakanlah (azab Kami) dan tidak ada bagi orang-orang yang lalim seorang penolongpun.”


Masihkah engkau tidak berbuat kebaikan didunia ini, sebelum nomor giliranmu dipanggil untuk kembali pulang?

Written by

0 komentar:

Post a Comment

 

© 10-5-2014 about,,,. All rights resevered. Designed by Diubah karena banyak script anehnya

Back To Top