Thursday, October 6, 2011

Rangkaian kata tersusun untukmu

2:30 PM




Seharusnya diriku tidak menuliskan surat ini, surat yang dapat membuatmu merasa kesedihan dan kesepian. Namun rinai – rinai hujan yang turun dari langit yang membasahi kerongkongan bumi yang mongering memaksaku menulis, melukiskan imajinasi – imajinasi yang bergerak liar dalam pikiranku.
Kutuliskan bermula dari sapaan, menyapamu yang sedang diam disana, menikmati kecantikan ragawi yang terpancarkan oleh kesejukan saat memandangmu, kata – kataku tiba2 menghilang bersama deru angin pembawa gerimis, entahlah, aku tidak mengerti mengapa aku harus membisu saat berbicara namun begitu lancer saat aku menuliskan kata – kata ini.
Tunggu,,, jangan beranjak dulu dari tempat dudukmu, tunggulah saat aku selesai menuliskan kata – kata yang mungkin tidak berarti bagimu, beri aku sedikit waktu untuk menyusun rangkaian kata – kata ini, hanyalah curahan hati semata, bukan mengharapkan rasa kasihan mu kepadaku.
Aku mengerti kita hanyalah musafir – musafir yang tersesat di atas dunia ini, mencari cinta, mencari kehidupan, mencari jati diri, ah,,, istilah – istilah yang akupun tidak mengerti kenapa aku tuliskan, bukankah surat ini hanyalah curahan isi hati? Bukan sebuah pencarian jati diri dan tetek bengek urusan keduniaan.
Entah kenapa akhir – akhir ini aku merasa kesepian yang sangat menggigit diriku, karena beberapa lama kita tidak bersua. Penyebabnyapun aku tidak mengerti.
Ah,,, tiba – tiba aku merasa kehilangan imajinasi untuk menutup surat ini, besok akan aku lanjutkan kembali…

Written by

 

© 10-5-2014 about,,,. All rights resevered. Designed by Diubah karena banyak script anehnya

Back To Top